Misteri Nasional Sejarah

Urban Legend Indonesia

Dari sekian banyak sosok urban legend ‘made in Indonesia’, berikut kumparan rangkum empat sosok sensasional urban legend yang sempat membuat geger publik.

Mister Gepeng

Siapa yang tidak kenal Mr.Gepeng? Urban Legend satu ini sangat terkenal pada tahun 90an. 

Konon, Mr.Gepeng adalah seorang pria kaya raya yang mengalami kecelakaan di lift dan membuat tubuhnya menjadi gepeng sampai akhirnya tewas seketika. Ada juga yang mengatakan Mr.Gepeng tewas bukan karena terhimpit lift, tapi terlindas buldozer. Yah, apapun penyebabnya, kecelakaan mengenaskan itu sukses membuat tubuh mister gepeng rata seperti kertas.

Meski tewas di lift (atau buldozer) Mr.Gepeng lebih suka menghuni toilet perempuan (hmmm).  

Meskipun Urban Legend yang satu ini tak jelas asal-usulnya, tapi ketenarannya tersebar sampai ke seluruh Indonesia. Bahkan Mr.Gepeng memiliki nomer telepon pribadinya. Yaitu 7777777 (7 kali angka 7). Silakan dicoba bagi siapa pun yang mau bertemu dengan Mr.Gepeng. 

Kolor Ijo

Cerita ini berawal dari sebuah kasus pemerkosaan yang terjadi di kampung Cijengkol, Kecamatan Setu, Bekasi pada Oktober tahun 2003. Korban mengatakan bahwa ia telah diserang oleh seorang pria besar berbulu yang tidak mengenakan apa pun selain celana pendek “kolor” berwarna hijau. 

Setelah itu, kasus yang sama terus terjadi dari kampung ke kampung, seolah merembet seperti jamur. Penduduk kampung membuat kesimpulan bahwa pelaku pemerkosaan itu adalah seseorang yang sedang menyempurnakan ilmu hitamnya dengan syarat memperkosa banyak wanita. Baik gadis maupun yang telah bersuami. 

Makhluk mesum satu ini terkenal jahil. Ia suka melakukan aksi bejatnya saat si korban sedang tertidur lelap. Karena kejadian itu, masyarakat kampung memasang banyak penangkal di depan rumah mereka. Seperti menebar garam yang sudah di beri doa-doa, menempel kertas-kertas bertuliskan ayat suci dan lain sebagainya. 

Si Manis Jembatan Ancol

Kisah Si Manis Jembatan Ancol bisa dibilang adalah Urban legend paling tua dan paling terkenal di Indonesia. Kisah ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda atau sekitar tahun 1800an. 

Ada banyak versi yang menceritakan kisah Si Manis Jembatan Ancol, tapi yang paling terkenal adalah kisah tentang gadis cantik bernama Maryam. Kecantikan Maryam sangat terkenal pada masa itu sampai seorang juragan kaya berniat untuk melamarnya. 

Maryam menolak lamaran itu karena ia tahu hanya akan dijadikan selir. Lagi pula saat itu Maryam sudah mempunyai kekasih orang Belanda yang tidak direstui oleh kedua orang tuanya. 

Karena paksaan yang terus menerus, Maryam melarikan diri sampai akhirnya tiba di Jembatan Ancol dan bertemu dengan seorang juragan lain bernama Oey Tambahsia. 

Oey tertarik dengan kecantikan Maryam dan menyuruh centeng-centengnya menangkap gadis itu untuk dijadikan simpanan. Maryam tentu saja menolak dan berusaha melawan sekuat tenaga. Tapi nahas, dia justru terperosok dan jatuh ke Danau Sunter yang berada tepat di bawah Jembatan Ancol. Maryam tewas tenggelam saat itu juga. 

Karena kematiannya yang tidak wajar, arwah Maryam bergentayangan di sekitar Jembatan Gantung Ancol dan mendapat julukan “Si Manis” karena parasnya yang cantik. 

Konon jika kalian hendak melewati Jembatan Ancol dengan kendaraan, kalian harus membunyikan klakson sebanyak tiga kali guna meminta izin Maryam untuk melewati daerah kekuasaannya.

Jika kalian tidak membunyikan klakson dan menyepelekan pesan itu, Si Manis Jembatan Ancol akan mematikan mesin kendaraan kalian dan menampakan dirinya hanya untuk membuktikan pada kalian kalau dirinya benar-benar ada. 

Nenek Gerondong

“Tok…tok…tok.”

“Siapa?”

“Nenek Gerondong.”

“Mau apa?”

“Minta ubi.”

Pasti inget dong dengan permainan di atas? Permainan zaman SD di mana anak-anak duduk memanjang yang berperan sebagai ubi, dan satu anak akan berperan sebagai Nenek Gerondong. Nenek Gerondong kemudian meminta ubi dan berusaha mengambil ubi tersebut dengan usahanya sendiri. 

Tahukah kalian sejarah permainan itu tidaklah sesederhana kelihatannya.  Konon, Nenek Gerondong adalah seorang nenek tua miskin yang sering datang mengunjungi rumah demi rumah untuk meminta sesuap nasi. 

Kebanyakan orang tidak memberi apa pun pada si Nenek karena wujudnya yang menyeramkan, tapi ternyata pilihan itu tidak tepat, karena Nenek Gerondong akan berubah menjadi sangat kasar dan membunuh siapapun yang menolak memberinya makan. 

Namun, Nenek Gerondong tidak selamanya jahat karena bagi siapapun yang berbaik hati memberinya makanan, dia akan membalas dengan memberikan keberuntungan bagi keluarga tersebut. 

Wewe Gombel

Wewe Gombel atau yang juga dikenal dengan sebutan Kalong Wewe merupakan salah satu urban legend masyarakat di Jawa Tengah. Mitos yang berkembang di masyarakat setempat, Wewe Gombel senang menculik anak-anak yang luput dari perhatian dan kasih sayang orang tuanya. Dari mitos yang berkembang ini pun, para orang tua kemudian seolah menakut-nakuti anak-anaknya agar tidak keluyuran saat menjelang Magrib agar tidak diculik Wewe Gombel.

Pastur kepala buntung

Seorang pastor yang meninggal dengan keadaan tanpa kepala ini konon bersemayam di daerah TPU Jeruk Purut, Jakarta. Cerita yang menyebar menyebutkan bahwa sang kuncen atau penjaga TPU tersebut pada satu malam bertemu dengan sosok pastor tersebut sedang menenteng kepalanya sendiri diikuti oleh seekor anjing. Anjing tersebut merupakan penunjuk jalan bagi pastor yang menuntunnya untuk pulang ke makamnya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *